Total Penayangan Blogger

Kamis, 10 April 2014

Pengenalan Memory


Memory adalah media atau perangkat yang memiliki fungsi sebagai pengolah data dan instruksi. Semakin besar kapasitas atau ruang yang terdapat di memory, maka semakin banyak pula data yang bisa diolah. Berbeda halnya dengan processor, memory hanya berfungsi sebagai media penyimpanan sementara. Sebagai ilustrasi, kita meminta agar komputer kita memutar lagu, lalu kita pilih lagu yang akan kita putar, dan setelah kita memilih dan memerintahkan pada komputer untuk memutarnya, maka data yang anda pilih tadi akan di bawa ke memory untuk diproses oleh processor. Itu salah satu Penyebab crash pada PC, contoh, kita membuka banyak aplikasi diwaktu yang bersamaan, maka komputer akan mengalami crash. Karena jumlah data yang akan diproses melebihi kapasitas memory itu sendiri. Itu sebabnya mengapa aplikasi membutuhkan space memory. Contoh untuk membuka Photoshop CS kita membutuhkan free space memory sebesar 128-256Mb. Dan bila memory yang kita gunakan angat kecil maka kemungkinan terjadi crash akan sangat besar.

Memori primer
Memori primer (juga disebut memori utama), digunakan untuk akses langsung data oleh prosesor. Sementara penyimpanan memori utama menunjukkan kemampuan proses yang lebih cepat, sangat mahal dan karenanya tidak sebagian besar digunakan untuk penyimpanan data. Kebanyakan sistem komputer di seluruh dunia menggunakan memori utama hanya untuk proses bootstrapping dengan tujuan tertentu, dan menggunakan perangkat memori sekunder untuk tujuan penyimpanan data pribadi.
Memori utama dapat dibagi menjadi dua jenis – Random Access Memory (RAM) dan Read Only Memory (ROM). RAM mempertahankan isinya selama listrik menyala. Sebuah chip RAM digunakan sebagai memori utama di kebanyakan komputer saat ini. Namun, komputer lama (di era 80-an) menggunakan perangkat ROM (disket, pita magnetik, tetapi lebih menonjol disket) sebagai mekanisme memori utama.
Jenis - Jenis Memory diantaranya:

1. RAM

Ram adalah singkatan dari random aces memory. Yang digunakan untuk mengolah data ataupun instruksi yang ditulis ataupun dibaca oleh processor. Ram ini hanya bersifat sementara, berbeda halnya dengan memory hardisk yang bersifat tetap. Jadi ram bisa disebukan media lewatnya data. RAM ada beberapa macam, seiring berjalannya waktu, RAM ini berkembang sangat pesat sehingga perkembanganya semakin canggih.

Jenis - Jenis RAM ialah sebagai berikut

 A. EDO - RAM
 
 EDO merupakan singkatan dari Extended Data Out. Fungsinya yaitu sama dengan RAM. Edo ram  merupakan jenis memory pada jaman - jaman dahulu. Dan Edo ram ini diasukan pada SIM Slot  yaitu singkatan dari Single Inline Memory Module yang berada pada Motherboard. Jumlah  Pinnya yaitu 30 pin ( kaki )
  B. SDRAM

  
 SDRAM mrupakan singkatan dari Synchronous Dynamic RAM. Memory jenis ini merupakan  perkembangan dari SDRAM, dan sudah jelas kecepatan akses nya lebih cepat dari EDO-RAM. dan  untuk jenis slot yang dipakai yaitu DIMM singkatan dari Dual Inline Memory Module. Jumlah  Pinnya yaitu 72 pin ( kaki )
 C. DDR
Yaitu singkatan dari Double data rate, yang merupakan pengembangan dari SDRAM. Dan lebih  cepat dari SDRAM. Dan menggunakan slot DIMM namun berbeda dengan SDRAM, pinnya lebih  banyak yaitu 184 pin ( kaki )
 D. DDR II




Hampir sama dengan DDR, DDR II merupakan pengembangan dari DDR.
 E. DDR III



 Yaitu Pengembangan dari DDR II dan yang paling cepat yang dijual dipasaran saat ini.

2. ROM (Read Only Memory)
 
 Yaitu Singkatan dari Read Only Memory. Artinya hanya bisa dibaca dan tidak bisa di tulis lagi. Jadi kita hanya bisa mengatur dan merubahnya saja, tetapi tidak bisa digunakan untuk menyimpan yang lainnya selain perubahan settingan. Contoh ROM yaitu
 A. BIOS
 B. Firmware Handphone
 C. dan lainnya

Satuan Memory.
1 Kilo byte = 1 KB = 1024 Byte bisa dibulatkan 1000 Byte.
1 Mega byte = 1 MB = 1024 KB = 1048576 Byte bisa dibulatkan 1000000
1 Giga byte = 1 GB = 1024 MB = 1048576 KB = 1073741824 Byte.

MEMORY SEKUNDER

Memori sekunder tersedia pada perangkat penyimpanan massal untuk penyimpanan data permanen. Data yang tersimpan pada perangkat sekunder dipertahankan bahkan ketika itu tidak diberikan power. Data ini dapat dikirimkan pada umumnya, terlihat dan muncul sama pada mesin apapun, terlepas dari mana data pertama disalin ke perangkat penyimpanan sekunder.
Tidak seperti memori utama, memori sekunder tidak langsung dapat diakses oleh komputer. Ketika komputer membutuhkan untuk menjalankan atau menjalankan aplikasi yang tersimpan dalam memori sekunder, pertama kali membawa ke penyimpanan memori utama untuk sementara waktu, kemudian mengontrol dan menjalankan pelaksanaannya. Setelah eksekusi aplikasi dilakukan, prosesor melepaskan aplikasi dan mengembalikan kontrol dan data memori pada perangkat memori sekunder.
Perangkat memori sekunder yang populer meliputi hard disk drive, flash drive (pen drive, kartu memori dll), dan zip drive. Beberapa dekade lalu, sebagai ‘komputer pribadi’ (PC) menggunakan disket untuk kalangan pengguna PC. Akhirnya, disket dihilangkah oleh teknologi yang lebih baik – sebuah bentuk kontemporer optik drive yang disebut Compact Disc atau CD. CD datang dengan alternatif penyimpanan yang lebih besar dan kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan disket. DVD akhirnya mengambil alih dari CD, kemampuan mereka untuk menyimpan hampir 4 kali lebih banyak data. Meskipun DVD masih banyak digunakan, perangkat penyimpanan sekunder disukai saat ini adalah hard disk drive portabel atau flash drive.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost